Keindahan meditasi – The Himalayan Times – Surat Kabar Harian Bahasa Inggris No.1 Nepal

KATHMANDU, 6 FEBRUARI

Selain dampaknya terhadap kehidupan masyarakat, mata pencaharian dan ekonomi mereka, COV-ID-19 telah sangat mempengaruhi kesehatan mental mereka. Bahkan tanpa pandemi, selalu ada banyak kompetisi untuk unggul di segala bidang, dan orang-orang di seluruh dunia hidup dalam tekanan tanpa batas. Oleh karena itu, penting untuk tetap bebas stres untuk menghindari situasi seperti itu.

Untuk mengatasi stres, meditasi adalah teknik yang sangat membantu.

Pria dan wanita yang sadar di daerah perkotaan telah menyisihkan rutinitas untuk melakukan meditasi, meskipun ini mungkin tidak memadai dibandingkan dengan kebutuhan yang sebenarnya. Tetapi ketika menyangkut perempuan dan laki-laki pedesaan, mereka sangat kekurangan. Mereka mungkin bahkan belum pernah mendengar tentang meditasi sepanjang hidup mereka.

Jika kita dapat menyebarkan nilai meditasi di antara orang-orang, mereka akan mendapat manfaat yang besar.

Meditasi bermanfaat bagi otak agar tetap bekerja tanpa stres. Otak bertindak sebagai ruang kendali tubuh, memenuhi tanggung jawab penting bahkan ketika kita sedang tidur. Otak rileks saat kita tidur, saat kita memejamkan mata atau saat kita bermeditasi. Istirahat ini meningkatkan efisiensi otak.

Setiap manusia juga harus mengamalkan agamanya dan ritual-ritual yang menyertainya. Agama memberikan ketenangan pikiran dan meningkatkan keinginan untuk bekerja dan membuat orang lebih kuat.

Orang-orang menutup mata mereka selama kegiatan keagamaan dan meditasi. Ini melemaskan mata, dahi, leher, kepala, saraf dan otot di sekitar mata. Setiap sel otak juga tetap selama meditasi. Ini juga akan membantu mengurangi sakit kepala dan sakit leher. Oksigen mencapai setiap sudut otak. Darah yang kaya oksigen ini beredar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah, yang, pada gilirannya, memberi nutrisi pada bagian tubuh lainnya. Darah teroksigenasi meningkatkan efisiensi tubuh. Akibatnya, hormon stres atau hormon diabetes berkurang. Hipertensi juga terkendali.

Meditasi teratur juga mengurangi risiko penyakit jantung.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang secara teratur bermeditasi atau terlibat dalam kegiatan keagamaan memiliki lebih sedikit hormon stres dalam darah mereka. Hormon stres ini bertanggung jawab atas penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke. Meditasi juga meningkatkan kepercayaan diri seseorang.

Meditasi dapat dilakukan oleh pria dan wanita dari segala usia.

Kita harus bermeditasi untuk meningkatkan kinerja kita dan mendorong kerabat atau tetangga untuk melakukan hal yang sama.

Jika kita melihat negara-negara maju, kita melihat bahwa orang-orang di sana berjalan-jalan dan bermeditasi secara teratur. Ketika bekerja di kantor di kota, sulit untuk keluar untuk mencari udara dan latihan fisik. Namun, jika kita mencoba, kita selalu dapat menemukan waktu untuk membuat semua ini terpisah dari rutinitas harian kita.

Versi artikel ini muncul di media cetak pada 7 Februari 2022, The Himalayan Times.

.

Leave a Comment