Peretasan Kecantikan Berkelanjutan untuk Mengurangi Limbah Kosmetik

  • Aksiologi menciptakan Balsem Lip-to-Lid tanpa limbah yang bersih, vegan, dan bebas dari kekejaman.
  • Sampo batangan, sampo bubuk, dan kemasan yang dapat larut dapat membantu mengurangi limbah air dan plastik.
  • Penghapus riasan serbaguna bisa lebih ramah lingkungan daripada tisu rias sekali pakai.

Berikut ini adalah transkrip video tersebut.

Narator: Berikut adalah enam cara Anda dapat mengurangi limbah kecantikan.

Banyak merek kecantikan menciptakan produk yang vegan, bersih, dan bebas dari kekejaman. Beberapa berusaha agar beberapa produk benar-benar bebas limbah, seperti Balsem Lip-to-Lid dari Axiology. Produknya mengandung tidak lebih dari 10 bahan. Merek tersebut mengganti beberapa bahan, seperti lilin lebah dan minyak sawit, dengan pilihan yang lebih berkelanjutan, seperti lilin bunga matahari dan minyak prem. Aksiologi sebagian besar menggunakan pigmen yang berasal dari bumi, seperti oksida besi dan mika, yang bebas pekerja anak. Kertas dan kotak kemasannya terbuat dari 100% limbah kertas daur ulang dan dapat didaur ulang setelah produk jadi.

Beralih ke batang sampo dapat membantu mengurangi jumlah sampah plastik dalam industri kosmetik. Merek seperti Lush dan Ethics menawarkan berbagai batang rambut untuk berbagai jenis dan manfaat rambut. Lush mengatakan satu batang setara dengan tiga botol sampo cair 250 mililiter. Etika menciptakan semua batangan bebas plastik dengan bahan tidak beracun dan praktik berkelanjutan. Shampo padat ungu Tone It Down dapat membantu menghilangkan kuningan dan kuning dari rambut pirang dan perak. Merek tersebut mengatakan bahwa salah satu batang sampo ini setara dengan tiga botol sampo cair berukuran 350 mililiter.

Pengganti sampo cair lainnya adalah sampo bubuk, seperti yang dijual Susteau. Sampo Moondust merek tersebut berbusa dengan air dan gesekan dari tangan Anda. Sampo dan kondisioner cair tradisional terdiri dari sekitar 80% air. Sampo Susteau hanya menggunakan bahan kering efektif yang dibutuhkan untuk mencuci rambut. Merek tersebut mengatakan satu botol Susteau setara dengan empat botol sampo cair 8 ons. Ini dimaksudkan untuk bekerja pada semua jenis rambut, termasuk rambut yang diolah secara kimia. Botol ini dibuat dengan lebih dari 95% plastik daur ulang yang terikat di laut dan mudah didaur ulang.

Beberapa merek memasukkan produk mereka ke dalam wadah kemasan yang dapat larut. Sampo tetes oleh Nohbo ini dibuat dengan film yang akan larut ketika menyentuh air. Pacific Shaving Company juga membuat pod krim cukur ini dengan metode yang sama. Mereka sempurna untuk orang-orang yang sedang bepergian dan membantu mengurangi limbah kemasan.

Tisu rias tradisional bisa berbahaya tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga untuk kulit Anda. Alternatif yang bisa dicoba adalah produk multi guna seperti spons Face Halo ini. Anda cukup membasahi spons dengan air hangat dan menghapus riasan dengan lembut. Spons ini tersedia dalam kemasan tiga dan dapat dibersihkan di mesin cuci hingga 200 kali. Opsi serupa adalah MakeUp Eraser, yang dapat bertahan tiga hingga lima tahun. Atau pilih produk pembersih yang tidak sekali pakai, seperti krim dingin, balsem pembersih, atau air misel.

Alih-alih membuang riasan yang rusak, Anda dapat dengan mudah memperbaikinya dengan Kit Perbaikan Rias Wajah Ajaib Moon Mousse. Muncul dengan semua alat yang diperlukan untuk memperbaiki bayangan mata yang rusak, bronzer, perona pipi, dan banyak lagi. Cara lain untuk menggunakan kembali riasan adalah dengan depotting. Banyak penata rias mendepot produk mereka karena membuatnya lebih ringkas, lebih mudah dibersihkan, dan memungkinkan penyesuaian warna. Ini membantu mendapatkan hasil maksimal dari produk Anda saat mendaur ulang wadah aslinya. Terakhir, jika Anda memiliki riasan yang sudah kadaluarsa, Anda bisa mengubahnya menjadi cat air. Hasil akhirnya adalah warna cat cerah yang tidak berakhir di tempat pembuangan sampah.

Leave a Comment